DEFIA ROSMANIAR, PENYUMBANG MEDALI EMAS PERTAMA INDONESIA

defia rosmaniar penyumbang emas pertama Indonesia Asian Games 2018

Defia Rosmaniar : penyumbang medali emas pertama Indonesia #AsianGames2018

Gadis berhijab kelahiran tahun 1995 ini mulai terjun ke dunia taekwondo sejak SMP.

Medali emas pertama Indonesia di ajang Asian Games 2018 dipersembahkan oleh Defia Rosmaniar. Defia keluar sebagai juara di taekwondo poomsae putri.

Bahkan Presiden Jokowi menonton langsung perjuangan Defia kala sukses mengalahkan Marjan Salahshouri dari Iran yang berlangsung di Plenary Hall, JCC, Minggu (19/8).

Defia Rosmaniar : penyumbang medali emas pertama Indonesia #AsianGames2018

Defia Rosmaniar penyumbang medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2018

Dilansir di liputan6.com, di babak semifinal, Defia bertemu dengan wakil Korea, Jihye Yun. Dia menang dengan skor 8.520 – 8.400. Kesuksesan di Asian Games menambah gelar Defia. Sebelumnya, ia juga pernah mendapat medali emas untuk nomor indvidu poomsae putri dalam Kejuaraan Asia taekwondo 2018 yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, pada 24–28 Mei 2018.

Defia Rosmaniar : penyumbang medali emas pertama Indonesia #AsianGames2018

Defia Rosmaniar penyumbang medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2018

Defia Rosmaniar adalah atlet taekwondo kelahiran Bogor tahun 1995 dengan segudang prestasi. Salah satu prestasi Defia yaitu berhasil membawa pulang emas di Individual U-17, Korea Open 2012. Prestasi terbarunya kala menyumbangkan emas untuk Indonesia di Kejuaraan Internasional taekwondo di Jeju Korea, Juli 2018.

Atlet taekwondo Defia Rosmaniar menyumbang emas pertama untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Defia menjadi yang terbaik di nomor indvidu poomsae putri.

Bertanding pada laga final Asian Games 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (19/8), Defia sukses mengalahkan wakil Iran, Salahshouri Marjan. Defia menang dengan skor 8.690 – 8.470.

Sebelumnya di babak 16 besar, Defia menyingkirkan Wong Kai Yu dari Hongkong, sementara di perempat final ia mengalahkan Tuyet Van Chau dari Vietnam.

Di babak semifinal, Defia bertemu dengan wakil Korea, Jihye Yun. Dia menang dengan skor 8.520 – 8.400

Kesuksesan di Asian Games menambah gelar Defia. Sebelumnya, ia juga pernah mendapat medali emas untuk nomor indvidu poomsae putri dalam Kejuaraan Asia Taekwondo 2018 yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, pada 24–28 Mei 2018.

Defia juga mendapat medali perunggu kategori pair poomsae saat berpasangan dengan Muhammad Abdurrahman Wahyu dalam ajang tersebut.

Ucapan terima kasih dari Defia Rosmaniar melalui Twitter Kemenpora RI untuk seluruh rakyat Indonesia atas dukungannya. Terima kasih juga untuk Defiar atas dedikasi dan pengorbanannya demi berkibarnya merah putih! #AyoIndonesia #AsianGames2018

Sumber : Internet

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *