Paskibraka

Paskibraka

PASKIBRAKA

Image result for sejarah paskibraka

Paskibraka bertugas di Istana Negara

Paskibraka. Selama bertahun-tahun, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang bertugas di Istana Merdeka tiap tanggal 17 Agustus menjadi magnet tersendiri bagi publik. Keberadaan para pelajar yang mewakili tiap-tiap provinsi di Indonesia untuk bertugas dalam upacara nasional memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia selalu disorot lebih dari yang lain.

 

Paskibraka Yogyakarta 1992

Paskibraka

Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di 3 tempat, yakni tingkat Kabupaten/Kota (Kantor Bupati/Wali Kota), Provinsi (Kantor Gubernur), dan Nasional (Istana Merdeka). Anggotanya berasal dari pelajar SMA Sederajat kelas 1 atau 2. Penyeleksian anggotanya biasanya dilakukan sekitar bulan April untuk persiapan pengibaran pada 17 Agustus.

Selama waktu seleksi sampai 16 Agustus, seorang anggota calon Paskibraka dinamakan “CAPASKA” atau Calon Paskibraka. Pada waktu penugasan 17 Agustus, anggota dinamakan “PASKIBRAKA”, dan setelah 17 Agustus, dinamakan “PURNA PASKIBRAKA”.

Tingkatan Paskibraka ada tiga yaitu:

  • Paskibraka Nasional – bertugas di Istana Merdeka
  • Paskibraka Propinsi – bertugas di Pusat pemerintahan gubernur propinsi
  • Paskibraka Kota – bertugas di Pusat pemerintahan wali kota/kabupaten

 

Paskibraka

Logo Paskibraka

Lambang Purna Paskibraka

Dalam organisasi Paskibraka, ada dua lambang, yaitu lambang Paskibraka/Paskibra yaitu bergambarkan dua pemuda/pemudi paskibraka menengok kekanan dengan seragam PDU adalah lambang aktif anggota paskibra/paskibraka yang sedang bertugas, dan ada lambang kedua yaitu lambang Purna Paskibraka Indonesia yang berlambangkan daun dan bunga teratai.

Penjelasan lambangnya sebagai berikut:

tiga helai daun yang tumbuh ke atas: artinya paskibraka harus belajar, bekerja, dan berbakti
tiga helai daun yang tumbuh mendatar/samping: artinya seorang pakibra harus aktif, disiplin, dan bergembira
Artinya adalah bahwa setiap anggota paskibraka memiliki jiwa yang sangat mulia. dan mengapa Lambang Anggota Paskibraka dilambangkan dengan Bunga Teratai. Karena Bunga Teratai tumbuh di lumpur dan berkembang diatas air yang bermakna bahwa anggota Paskibraka adalah pemuda dan pemudi yang tumbuh dari (Orang Biasa) tanah air yang sedang bermekar/berkembang dan membangun.

 

Paskibraka

Paskibraka Kota Yogyakarta 1992

 

Sejarah

Husein Mutahar, pendiri Paskibraka

Gagasan Paskibraka lahir pada tahun 1946, pada saat ibukota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-1, Presiden Soekarno memerintahkan salah satu ajudannya, Mayor (Laut) Husein Mutahar, untuk menyiapkan pengibaran bendera pusaka di halaman Istana Gedung Agung Yogyakarta. Pada saat itulah, di benak Mutahar terlintas suatu gagasan bahwa sebaiknya pengibaran bendera pusaka dilakukan oleh para pemuda dari seluruh penjuru Tanah Air, karena mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa yang bertugas.

Tetapi, karena gagasan itu tidak mungkin terlaksana, maka Mutahar hanya bisa menghadirkan lima orang pemuda (3 putra dan 2 putri) yang berasal dari berbagai daerah dan kebetulan sedang berada di Yogyakarta. Lima orang tersebut melambangkan Pancasila. Sejak itu, sampai tahun 1949, pengibaran bendera di Yogyakarta tetap dilaksanakan dengan cara yang sama.

Ketika Ibukota dikembalikan ke Jakarta pada tahun 1950, Mutahar tidak lagi menangani pengibaran bendera pusaka. Pengibaran bendera pusaka pada setiap 17 Agustus di Istana Merdeka dilaksanakan oleh Rumah Tangga Kepresidenan sampai tahun 1966. Selama periode itu, para pengibar bendera diambil dari para pelajar dan mahasiswa yang ada di Jakarta.

Tahun 1967, Husein Mutahar dipanggil presiden saat itu, Soeharto, untuk menangani lagi masalah pengibaran bendera pusaka. Dengan ide dasar dari pelaksanaan tahun 1946 di Yogyakarta, dia kemudian mengembangkan lagi formasi pengibaran menjadi 3 kelompok yang dinamai sesuai jumlah anggotanya, yaitu:

Pasukan 17 / pengiring (pemandu),
Pasukan 8 / pembawa bendera (inti),
Pasukan 45/pengawal.

Idik Sulaeman, Sang Pencetus Istilah Paskibraka

Jumlah tersebut merupakan simbol dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 (17-8-45). Pada waktu itu dengan situasi kondisi yang ada, Mutahar hanya melibatkan putra daerah yang ada di Jakarta dan menjadi anggota Pandu/Pramuka untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera pusaka. Rencana semula, untuk kelompok 45 (pengawal) akan terdiri dari para mahasiswa AKABRI (Generasi Muda ABRI) namun tidak dapat dilaksanakan. Usul lain menggunakan anggota pasukan khusus ABRI (seperti RPKAD, PGT, KKO, dan Brimob) juga tidak mudah. Akhirnya diambil dari Pasukan Pengawal Presiden (PASWALPRES) yang mudah dihubungi karena mereka bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta.

Paskibraka

Mulai tanggal 17 Agustus 1968, petugas pengibar bendera pusaka adalah para pemuda utusan provinsi. Tetapi karena belum seluruh provinsi mengirimkan utusan sehingga masih harus ditambah oleh eks-anggota pasukan tahun 1967.

Pada tanggal 5 Agustus 1969, di Istana Negara Jakarta berlangsung upacara penyerahan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan reproduksi Naskah Proklamasi oleh Suharto kepada Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I seluruh Indonesia. Bendera duplikat (yang terdiri dari 6 carik kain) mulai dikibarkan menggantikan Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1969 di Istana Merdeka Jakarta, sedangkan Bendera Pusaka bertugas mengantar dan menjemput bendera duplikat yang dikibar/diturunkan. Mulai tahun 1969 itu, anggota pengibar bendera pusaka adalah para remaja siswa SLTA se-tanah air Indonesia yang merupakan utusan dari seluruh provinsi di Indonesia, dan tiap provinsi diwakili oleh sepasang remaja putra dan putri.

Istilah yang digunakan dari tahun 1967 sampai tahun 1972 masih Pasukan Pengerek Bendera Pusaka. Baru pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan Paskibraka. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut Paskibraka.

 

Penjelasan dari makna: Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Paskibra, Paskibraka dan Purna Paskibraka

Purna Paskibraka Indonesia, atau disingkat PPI, merupakan organisasi yang beranggotakan mereka yang pernah bertugas sebagai anggota Paskibraka pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi atau nasional.

Image result for sejarah paskibraka

Lambang Purna Paskibraka

Paskibra merupakan pasukan pengibar bendera yang tidak bertugas sebagai pengibar bendera pusaka di tingkat kota, provinsi, dan nasional, namun hanya bertugas di sekolah. Paskibra merupakan anggota yang mengikuti ekstra kurikuler Paskibra di sekolah tetapi tidak diutus untuk menjadi Paskibraka, anggota Paskibra yang telah mengikuti seleksi Paskibraka tetapi tidak lolos, dan/atau anggota yang mengikuti perlombaan baris-berbaris paskibra yang tidak diutus menjadi Paskibraka.
Paskibraka merupakan pasukan pengibar bendera pusaka yang di mana anggotanya melakukan tugas pengibaran dan/atau penurunan bendera duplikat pusaka merah putih di tingkat kota, provinsi, dan nasional.
Purna Paskibraka adalah sebutan bagi anggota Paskibraka yang telah mengikuti pelatihan Pandu Ibu-Indonesia Berpancasila dan selesai menjalankan tugas pengibaran bendera pusaka.

 

Formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Paling depan adalah pasukan 17, dibelakangnya adalah pasukan 8, dan paling belakang adalah pasukan 45 beranggotakan TNI atau POLRI bersenjata

 

Pembentukan Formasi Pasukan

Pada dasarnya Paskibraka terdiri dari 3 tingkatan, yaitu tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi, dan Nasional. Untuk tingkat Kota/Kabupaten yaitu melaksanakan tugas di Kota asal Paskibraka tersebut dengan inspektur upacara yaitu Wali Kota/setara. Pembentukan Tingkat Provinsi yaitu diseleksi dari kota-kota pada provinsi tersebut dan akan diutus ke ibukota provinsi dari kota-kota di provinsi daerah asal, Paskibraka pada tingkat ini melaksanakan tugas di ibukota Provinsi dengan inspektur upacara yaitu Gubernur/setara. Dan yang akhir yaitu tingkat Nasional yaitu Paskibraka yang diseleksi dari seluruh provinsi di Indonesia yang tiap-tiap provinsi akan mengutus satu putra dan satu putri terbaik dan tingkat ini melaksanakan tugas di Istana Merdeka Jakarta, dengan inspektur upacara yaitu Presiden Republik Indonesia. Paskibraka dibagi menjadi dua tim tugas yaitu pasukan yang melakukan tugas pagi sebagai pengibar bendera dan tugas sore sebagai pasukan penurunan bendera.

Formasi khusus Paskibraka yaitu:

  • Kelompok 17 berposisi di paling depan sebagai pemandu/pengiring dengan dipimpin oleh suatu Komandan Kelompok (Danpok). Kelompok 17 Ini seluruhnya merupakan anggota Paskibraka.
  • Kelompok 8 berposisi di belakang kelompok 17 sebagai pasukan inti dan pembawa bendera. Di kelompok ini terdapat 4 anggota TNI atau POLRI sebagai pengawal dan 2 putri Paskibraka sebagai pembawa bendera (sekarang hanya satu pembawa bendera), 3 putra Paskibraka pengibar/penurun bendera, dan 3 putri Paskibraka di saf belakang sebagai pelengkap/pagar.
  • Pasukan 45 berposisi di belakang kelompok 8 sebagai pasukan pengawal/pengaman dan merupakan anggota dari TNI atau POLRI dengan senjata lengkap. Untuk tingkat nasional (di istana negara), pasukan 45 terdiri dari anggota Paspampres.

Pasukan yang melakukan pengibaran/penurunan bendera dipimpin oleh Komandan Pasukan (Danpas) yang posisinya di sebelah kanan Komandan Kelompok (Danpok) 17. Danpas merupakan perwira TNI atau POLRI minimal berpangkat letnan atau inspektur hingga kapten atau ajun komisaris polisi (AKP).

Sumber :

Internet

https://id.wikipedia.org/wiki/Paskibraka 

5 Manfaat Melakukan Wushu untuk Kesehatan

5 Manfaat Melakukan Wushu untuk Kesehatan

5 Manfaat Melakukan Wushu untuk Kesehatan

5 Manfaat Melakukan Wushu untuk Kesehatan

Atlet wushu Indonesia Lindswell beraksi dalam nomor Taijijian di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8). (Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Akbar Nugroho Gumay)

 

Kontingen Indonesia di Asian Games 2018 kembali mendulang emas. Kali ini emas dipersembahkan dari cabang wushu berkat Lindswell Kwok. Perempuan berusia 26 tahun tersebut meraih poin tertinggi di nomor taijijian.

Sebagai cabang olahraga yang masuk kategori seni bela diri (martial art), wushu memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh. Tertarik mencoba seni bela diri yang berasal dari negeri China yang satu ini? Berikut manfaat melakukan wushu:

1. Melatih kekuatan

5 Manfaat Melakukan Wushu untuk Kesehatan

Atlet wushu Felda Elvira S. di SEA Games 2017 (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Berbagai gerakan yang ada di wushu dapat meningkatkan tubuh. Diantaranya dapat melatih otot-otot kaki, perut, lengan, dan punggung Anda. Dilansir dari Physical Arts, jika Anda berlatih wushu secara teratur dapat mempertahankan bentuk tubuh.

5 manfaat wushu untuk kesehatan

2. Melatih kelenturan tubuh

 

5 Manfaat Melakukan Wushu untuk Kesehatan

Aksi Lindswell Kwok saat melakukan gerakan wushu. (Foto: ykwi.org)

 

Berbagai gerakan wushu bahkan kebanyakan seni bela diri lainnya dapat melatih kelenturan tubuh. Bagian tubuh seperti betis, pinggul, dada, punggung, lengan dan bahu merupakan bagian tubuh yang direntangkan secara teratur sehingga dapat meningkatkan kelenturan tubuh.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

5 manfaat wushu untuk kesehatan

Atlet Wushu Indonesia, Lindswell Kwok saat tampil pada Kejuaraan Dunia Wushu 2015 di Istora, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/11/2015). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun).

Seni bela diri wushu mengharuskan kita untuk memiliki daya tahan tubuh yang kuat, berlatih wushu secara terus-menerus dengan tekanan yang cukup tinggi dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

4. Meningkatkan gerak refleks tubuh

 

5 Manfaat Melakukan Wushu untuk Kesehatan

Lindswell Kwok di Asian Games 2018

Gerak refleks merupakan hasil koordinasi yang terjadi dalam tubuh manusia. Melalui berbagai gerakan yang ada di wushu dapat meningkatkan gerakan refleks Anda agar lebih kuat dan gerakan tubuh menjadi lebih fleksibel.

5. Melatih keseimbangan tubuh

5 manfaat wushu untuk kesehatan

Atlet wushu Indonesia Felda Elvira Santoso (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Aspek yang paling utama dari wushu adalah keseimbangan tubuh. Saat berlatih wushu, Anda akan menemukan gerakan seperti berdiri dengan satu kaki maupun berbagai gerakan yang bertujuan untuk menemukan pusat tubuh Anda. Alhasil dengan latihan tersebut, koordinasi gerak tubuh Anda akan lebih seimbang.

DEFIA ROSMANIAR, PENYUMBANG MEDALI EMAS PERTAMA INDONESIA

defia rosmaniar penyumbang emas pertama Indonesia Asian Games 2018

Defia Rosmaniar : penyumbang medali emas pertama Indonesia #AsianGames2018

Gadis berhijab kelahiran tahun 1995 ini mulai terjun ke dunia taekwondo sejak SMP.

Medali emas pertama Indonesia di ajang Asian Games 2018 dipersembahkan oleh Defia Rosmaniar. Defia keluar sebagai juara di taekwondo poomsae putri.

Bahkan Presiden Jokowi menonton langsung perjuangan Defia kala sukses mengalahkan Marjan Salahshouri dari Iran yang berlangsung di Plenary Hall, JCC, Minggu (19/8).

Defia Rosmaniar : penyumbang medali emas pertama Indonesia #AsianGames2018

Defia Rosmaniar penyumbang medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2018

Dilansir di liputan6.com, di babak semifinal, Defia bertemu dengan wakil Korea, Jihye Yun. Dia menang dengan skor 8.520 – 8.400. Kesuksesan di Asian Games menambah gelar Defia. Sebelumnya, ia juga pernah mendapat medali emas untuk nomor indvidu poomsae putri dalam Kejuaraan Asia taekwondo 2018 yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, pada 24–28 Mei 2018.

Defia Rosmaniar : penyumbang medali emas pertama Indonesia #AsianGames2018

Defia Rosmaniar penyumbang medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2018

Defia Rosmaniar adalah atlet taekwondo kelahiran Bogor tahun 1995 dengan segudang prestasi. Salah satu prestasi Defia yaitu berhasil membawa pulang emas di Individual U-17, Korea Open 2012. Prestasi terbarunya kala menyumbangkan emas untuk Indonesia di Kejuaraan Internasional taekwondo di Jeju Korea, Juli 2018.

Atlet taekwondo Defia Rosmaniar menyumbang emas pertama untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Defia menjadi yang terbaik di nomor indvidu poomsae putri.

Bertanding pada laga final Asian Games 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (19/8), Defia sukses mengalahkan wakil Iran, Salahshouri Marjan. Defia menang dengan skor 8.690 – 8.470.

Sebelumnya di babak 16 besar, Defia menyingkirkan Wong Kai Yu dari Hongkong, sementara di perempat final ia mengalahkan Tuyet Van Chau dari Vietnam.

Di babak semifinal, Defia bertemu dengan wakil Korea, Jihye Yun. Dia menang dengan skor 8.520 – 8.400

Kesuksesan di Asian Games menambah gelar Defia. Sebelumnya, ia juga pernah mendapat medali emas untuk nomor indvidu poomsae putri dalam Kejuaraan Asia Taekwondo 2018 yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, pada 24–28 Mei 2018.

Defia juga mendapat medali perunggu kategori pair poomsae saat berpasangan dengan Muhammad Abdurrahman Wahyu dalam ajang tersebut.

Ucapan terima kasih dari Defia Rosmaniar melalui Twitter Kemenpora RI untuk seluruh rakyat Indonesia atas dukungannya. Terima kasih juga untuk Defiar atas dedikasi dan pengorbanannya demi berkibarnya merah putih!

Sumber : Internet

IPB PECAHKAN REKOR DUNIA

ipb pecahkan rekor dunia

IPB PECAHKAN REKOR DUNIA

ipb pecahkan rekor dunia

 

Saga Agrisatya, sebutan untuk mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor (IPB) angkatan 55, berhasil memecahkan rekor dunia oleh Record Holders Republic dengan kategori “Most 3D People Formation” pada Masa Perkenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) 2018 di lapangan Gymnasium Kampus IPB Dramaga, Bogor Sabtu (18/08/2018)

Formasi dilakukan oleh 3.456 orang dan 55 formasi berhasil dilakukan dalam durasi tercepat yaitu 2 menit 56 detik.

Rektor IPB, Dr. Arif Satria menyampaikan rasa suka cita dan bangga kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemecahan rekor dunia ini.

IPB PECAHKAN REKOR DUNIA

“Kalian angkatan terhebat. Hari ini kita berhasil memecahkan rekor dunia. Terima kasih kepada BEM KM IPB, Panitia MPKMB dan seluruh mahasiswa baru angkatan 55. Kami bangga kepada Anda. Kami bangga kepada Saga Agrisatya. Kami bangga kepada angkatan 55 yang luar biasa,” ungkapnya.

Pemecahan rekor dunia di hari kelima sekaligus hari terakhir pelaksanaan MPKMB ini berisi formasi Kemerdekaan Indonesia ke-73 antara lain formasi deretan pulau Indonesia, bendera merah putih, logo IPB, formasi kata “IPB” dan “IPB Digdaya”.

Rekor dunia ini merupakan kedua kalinya bagi IPB setelah berhasil mencapai rekor dunia di tahun 2016. Saat itu, IPB mendapatkan penghargaan memecahkan rekor dunia saat pembentukan formasi MPKMB angkatan 53.

Rekor dunia untuk Formasi 3D dengan ribuan peserta ini merupakan yang kedua di dunia, setelah sebelumnya rekor pertama diraih oleh China.

Namun, rekor ini adalah persembahan pertama kalinya yang dilakukan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Hal ini tentu menyisakan banyak momen-momen mengharukan dan penuh perjuangan sebagai bentuk kerja keras dari seluruh panitia baik mahasiswa maupun pihak kampus IPB.

IPB PECAHKAN REKOR DUNIA

“Hari ini IPB membuat sejarah baru, kita mampu bersaing dan bisa membuktikan bahwa kita lebih baik dari kampus lainnya. Ini merupakan hasil dari perjuangan semua pihak. Ini akan menjadi awal dari para mahasiswa baru mengukir kisah indahnya di kampus pertanian ini,” kata Idham selaku Ketua Panitia MPKMB 55.

Kebanggaan dan kebahagiaan juga menyelimuti Presiden Mahasiswa IPB, Qudsy Ainul Fawaid.

“IPB masih dan akan selalu mampu membuktikan bahwa kampus ini merupakan kampus inovasi. Hal ini dibuktikan lagi dengan adanya pemecahan rekor dunia ini. Kami yakin bahwa mahakarya ini akan menjadi pioneer dan menginspirasi kampus-kampus lainnya di Indonesia”, tutupnya. (zul/ysp)

#IPB
#Bogor

#rekordunia

#mahasiswabaru2018

,

Hari Kidal Sedunia 13 Agustus 2018

left handers day

13 Agustus 2018 Hari Kidal Sedunia : Ini Fakta Menarik tentang Si Kidal

Hari Kidal Sedunia diperingati setiap tanggal 13 Agustus, sehari sebelum Hari Pramuka diperingati.

Jumlah orang yang kidal jauh lebih sedikit daripada orang yang menggunakan tangan kanan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Peralatan yang digunakan sehari-hari pun hampir semuanya didesain untuk pengguna tangan kanan.

Hal ini kerap menyulitkan orang yang kidal. Orang-orang kidal juga kerap mendapat perlakuan diskriminasi di lingkungan sosialnya karena dianggap berbeda.

Hari Kidal Sedunia 13 Agustus 2018

Faktor yang Menyebabkan Kidal

Kidal merupakan suatu keadaan yang diturunkan atau bersifat genetik. Coba deh, cek, temanmu yang kidal biasanya juga punya orangtua atau saudara yang juga kidal. Menurut teori genetika, kecenderungan penggunaan salah satu sisi tangan diatur oleh gen yang terdiri dari sepasang alel.

Alel tersebut adalah alel gen D yang merupakan kepanjangan dari dekstra yang berarti kanan dalam bahasa latin dan alel gen S yang merupakan kepanjangan dari sinistra yang berarti kiri. Orang yang memiliki alel DD, maka dia merupakan orang dengan tangan kanan dominan.

Sedangkan orang dengan alel DS memiliki dua kemungkinan, dapat menggunakan tangan kanan atau kiri karena kedua alel tersebut sama kuatnya. Faktor kebiasaan kemudian mempengaruhinya, apakah tangan kanan atau tangan kiri yang lebih sering digunakan. Nah, orang yang kidal memiliki alel gen SS.

Jumlah orang bertangan kanan jauh lebih banyak karena alel gen D jauh lebih banyak ditemukan daripada alel gen S. Orangtua yang kidal pun belum tentu melahirkan anak yang kidal, tergantung kombinasi gen yang diterima anak dari orangtuanya.

Selain faktor genetik, faktor lingkungan dan eksternal juga dapat membuat seseorang menjadi kidal. Misalnya, orang yang mengalami kecelakaan atau kecacatan pada tangan kanannya sehingga terpaksa menggunakan tangan kirinya.

Kelebihan Orang Kidal

1. Menurut statistik, dari sebuah populasi, 15%-nya termasuk kidal. Pria biasanya dua kali lebih cenderung kidal daripada wanita.

2. Orang kidal memiliki kemungkinan lebih besar untuk mejadi jenius. 20% dari jumlah anggota organisasi MENSA, sebuah organisasi untuk orang-orang dengan IQ tertinggi sedunia, dilaporkan kidal.

3. Jika Kamu pria, kidal, dan sedang kuliah, maka diperkirakan Kamu akan 15% lebih kaya daripada pria yang tidak kidal. Nah, kalau sampai tamat kuliah, pria kidal akan 20% lebih kaya!

4. Walau begitu orang kidal memiliki kecendrungan lebih tinggi untuk kecanduan alkohol.

5. Orang Kidal jumlah sampai saat ini sekitar 10% dari seluruh populasi dunia (National Geographic)

6. Psikolog dari Universitas Queen di Belfast menyatakan bahwa kucing betina cenderung tidak kidal, sementara kucing jantan cenderung kidal (siapa sangka, kucing bisa kidal juga!).

7. Entah mengapa, namun orang kidal katanya lebih tidak suka buku berjilid spiral dibanding yang tidak kidal.

8. Jika kedua orangtua kidal, maka ada kemungkinan 50% keturunan mereka juga akan kidal. Sementara jika kedua orangtua tidak kidal, kemungkinan tadi akan turun menjadi 2% saja.

9. Semakin tua seorang Ibu saat melahirkan, semakin besar kemngkinan anaknya lahir kidal.

10. Empat dari 5 desainer komputer Mac dilaporkan kidal.

11. Menurut sebuah studi, orang kidal hidupnya 9 tahun lebih pendek dari yang tidak kidal.

12. Dan seperti yang dikutip dari Ehow, Senin (24/5/2010), orang kidal cenderung lebih atletis, memiliki kesadaran yang lebih spasial dan berpikir lebih cepat.

13. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Alan Searleman dari St Lawrence University di New York, menunjukkan bahwa orang kidal mampu mendukung sisi kiri tubuhnya untuk semua kegiatan fisik. Orang kidal juga dua kali lebih terampil dalam pemecahan masalah dan memiliki IQ lebih tinggi dari orang yang aktif dengan tangan kanan.

14. Orang kidal dapat merespon stimulasi (rangsangan) dengan lebih baik sehingga kebanyakan orang kidal jago bermain game.

15. Orang Kidal lebih mudah mengontrol emosi dibandingkan bukan kidal (National Geographic).

16. Jumlah orang Kidal meningkat pesat setelah tahun 1910 (BBC).

17. Orang dengan tangan kidal relatif lebih cerdas dari pada bukan kidal (Guardian UK).

(Google, berbagai sumber)